Kegiatan 4 – Tata Bahasa |
||
Correlative Structures Correlative structures bind together two clauses, phrases, or words that are dependent on each other. These structures are discussed in Sneddon's grammar 4.81-97. Baik...maupun 'both...and' Baik Riza maupun pacarnya menyukai warna merah. Here we emphasise that the preference for the colour red applies to boh Riza and her boyfriend. Pengurangan luasan hutan menjadi inti dari seluruh persoalan, baik karena
penebangan liar, penambangan liar, maupun konversi lahan. (Topik
12) Kerusakan hutan bakau hampir semua akibat ulah manusia,
baik secara langsung maupun tidak langsung. The word baik is sometimes omitted: Supriyanto maupun Saut tinggal di Medan. Sejumlah obyek wisata, (baik) hotel-hotel maupun
vila di jalur itu, juga menjadi daya tarik bagi sejumlah keluarga
untuk menginap. (Topik 8) In the following case the word baik 'both' had to be omitted in order to avoid the odd construction of having the word baik 'both' directly following the word baik 'good, positive'! Sistem buka tutup satu arah sempat
mendapat reaksi baik (baik) dari sopir bus maupun pengusaha hotel. (Topik
8) Desakan kebutuhan ekonomi mendorong manusia membabat
hutan bakau untuk dimanfaatkan (baik) sebagai kayu bakar atau arang, maupun
untuk perluasan areal tambak. Tidak/bukan hanya...tetapi/namun juga 'not only...but also' Saingan beratnya adalah Win, bukan hanya soal teritorial
namun juga simpati betina "tercantik" di TNTP, Siswi. (Topik
12) Instead of namun one can find also the synonyms tetapi and melainkan. Rusaknya atau hilangnya hutan bakau tidak hanya terjadi di pantai barat Aceh, tetapi juga terjadi di sebagian besar kawasan pantai di Indonesia. makin ... makin Two adjective clauses can occur in a correlative relationship to indicate that as the degree of the first adjective increases, so too does the degree of the second. Each adjective is preceded by one of the modifying adverbs makin, semakin, kian, tambah, bertambah. Harga bensin semakin lama semakin tinggi. Semakin lama bergaul dengan orang utan semakin
tampak kemiripannya dengan manusia. (Topik 12) Source: James N. Sneddon, Indonesian Reference Grammar. Allen & Unwin1996:348pp (4.81)
|
||