Merasa Bersalah

Dialog antara Nelly Martin dan Hesti Hapsari (Happy).

Happy Eh Nel, selamat ya, katanya kamu mau belajar ke luar negeri.
Nelly Tau dari mana, Mba?
Happy Kemaren aku ketemu suamimu. Dia bilang kamu mendapat beasiswa dari Amerika.
Nelly Ya..betul.
Happy Kok, kamu ga senang?
Nelly Senang sih, tapi aku merasa sedih juga, merasa bersalah, Mba.
Happy Kenapa?
Nelly Ya aku merasa senang karena ini sudah aku perjuangkan. Tawaran beasiswa ini sudah lama aku perjuangkan dan akhirnya aku dapat. Tapi aku merasa sedih karena harus meninggalkan keluargaku.
Happy Gitu ya? Tapi ini kesempatan yang baik kan buat karirmu?
Nelly Iya... Betul.
Happy Gimana dengan? Bagaimana dengan atasanmu?
Nelly Beliau setuju. Perusahaan saya setuju karena mereka menganggap bagus sekali kesempatan ini tapi ya perasaan bersalah itu Mba yang terus menggelayuti saya
Happy Terus... eh... apa yang dikatakan suamimu tentang rencana sekolah ini?
Nelly Dia senang-senang saja dan sangat mendukung tapi saya tidak bisa, Mba, meninggalkan mereka rasanya. Mereka kan tidak pernah berpisah dari saya. Saya yang mengurus mereka. Makanannya, pakaiannya. Saya merasa bersalah sekali, Mba.
Happy Selama kamu pergi mungkin ibumu bisa tinggal di rumahmu jadi bisa menjaga anakmu juga kan?
Nelly Ya itu udah kami fikirkan.
Happy Ehm... Lalu mereka juga bisa mungkin bisa berlibur mengunjungi kamu ke sana?
Nelly Ya. Bagus juga mereka melihat kehidupan saya di sana mereka juga bisa melihat... mereka bisa jalan-jalan, berlibur dan melihat bagaimana saya tinggal dan bagaimana saya hidup.
Happy Iya ya. Semoga deh semua baik-baik saja. Semoga suamimu, anakmu... he... selama kamu pergi nanti juga bisa berlibur ke Amerika atau kamu bisa juga pulang kan?
Nelly Ya ya.
Happy Pada waktu libur?
Nelly Ya. Betul Mba. Ma kasih lho, Mba.
Happy Sama-sama.

Daftar Kata

katanya I heard that...
tau (Jkt.) = tahu
Kemaren (Coll.) = kemarin
beasiswa scholarship
ga (Jkt.) short for kagak, no, not
juang, memper-kan to fight for, struggle for
gelayut, meng-i to hang/hover over, trouble, haunt
fikir = pikir
deh (Jkt.) emphasizing particle